VIDEO 5 TEKNOLOGI MASA DEPAN YANG MENAKJUBKAN ✔



3 Fitur Baru yang Siap Dihadirkan Instagram untuk Mencegah Cyberbullying

Instagram 500 Juta Pengguna | Ilustrasi
Sejak awal dibuat, Instagram memang mendedikasikan platform mereka sebagai media sosial yang aman dan nyaman untuk berbagi foto. Namun dengan jumlah pengguna aktif bulanan yang mencapai lima ratus juta orang, semakin banyak pula pengguna yang justru menggunakan Instagram untuk mengganggu pengguna lain.
Di Indonesia sendiri, kini telah ada tiga puluh juta pengguna yang aktif mengakses Instagram setiap bulannya. Seperti sadar akan hal tersebut, pada bulan September 2016 silam Instagram pun menghadirkan fitur moderasi komentar. Dengan fitur tersebut, kamu bisa memilih kata-kata tertentu yang nantinya tidak akan bisa muncul di kolom komentar kamu.
Tak berhenti sampai di situ, pada tanggal 6 Desember 2016 yang lalu Instagram kembali mengumumkan kehadiran tiga fitur baru untuk menjaga platform mereka agar tetap nyaman digunakan. Instagram menyatakan kalau fitur-fitur ini akan hadir untuk semua pengguna mereka dalam beberapa minggu ke depan.

Menghilangkan kolom komentar


Instagram Komentar | Screenshot
Cara menghilangkan kolom komentar (kiri dan tengah), serta cara memberi Heart kepada komentar tertentu (kanan)
Seperti menjadi kelanjutan dari fitur moderasi komentar, Instagram kini siap menghadirkan fitur baru untuk menghilangkan kolom komentar secara keseluruhan dari foto atau video tertentu yang diunggah pengguna.
Untuk menggunakan fitur ini, kamu hanya perlu masuk ke pilihan Advanced Settings sebelum kamu mengunggah sebuah konten. Setelah itu, kamu harus memilih opsi Turn Off Commenting. Apabila kamu ingin memunculkan kembali kolom komentar untuk foto atau video tersebut, kamu hanya perlu menonaktifkan pilihan Turn Off Commenting itu.
Menurut CEO Instagram Kevin Systrom, mereka pun akan menghadirkan fitur untuk memberi Heart kepada setiap komentar yang kamu suka. Fitur ini mirip dengan fitur Like yang dimiliki Facebook.

Menghilangkan follower tanpa notifikasi

Untuk menjaga agar setiap hal yang mereka unggah tidak bisa dilihat oleh setiap orang, beberapa pengguna Instagram pun memanfaatkan fitur Private Accounts. Sayangnya, apabila seorang pengguna Private Accounts telah menyetujui seseorang untuk menjadi follower, mereka tidak bisa membatalkan hal tersebut di kemudian hari.

Untuk menghilangkan akses dari follower yang bersangkutan, pemilik Private Accounts tersebut harus melakukan blokir. Dan beberapa orang cenderung enggan melakukan itu karena khawatir bisa merusak hubungan dengan pengguna yang bersangkutan.
Instagram mengerti hal tersebut, dan mereka pun siap menghadirkan fitur untuk “menendang” follower tanpa memberikan notifikasi kepada orang yang bersangkutan.

Pelaporan untuk pengguna lain yang dalam bahaya

Instagram Laporan | Screenshot
Fitur terakhir yang akan dihadirkan Instagram dalam waktu dekat adalah sistem pelaporan apabila kamu menemukan seorang pengguna Instagram lain yang tengah terancam. Contohnya apabila kamu melihat seorang pengguna yang tengah depresi dan berpotensi untuk melukai atau bahkan membunuh dirinya sendiri.
Instagram telah menyiapkan tim yang bekerja 24 jam untuk menangani semua laporan tersebut. Mereka akan menghubungkan sang pengguna yang tengah terancam tersebut dengan organisasi terkait di seluruh dunia, agar ia bisa mendapat bantuan.

Nokia Pastikan Hadir Kembali dengan Smartphone Android di Awal 2017

Nokia 9000 Communicator | Foto


Pada tanggal 1 Desember 2016, HMD mengumumkan kalau mereka kini telah resmi memiliki lisensi untuk memasarkan smartphone dengan merek Nokia di seluruh dunia. Namun lisensi tersebut hanya akan berlaku hingga waktu sepuluh tahun ke depan.
Smartphone pertama Nokia yang dibuat oleh HMD nantinya akan menggunakan sistem operasi Android, dan mulai dijual pada awal tahun 2017. Selain itu, HMD juga akan tetap menjual produk feature phone bermerek Nokia.


Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan kalau mereka telah menjual sebuah “aset feature phone” mereka kepada perusahaan bernama HMD dan FIH seharga US$350 juta (sekitar Rp4,6 triliun). FIH adalah salah satu anak perusahaan dari Foxconn, sedangkan HMD merupakan sebuah perusahaan “misterius” asal Finlandia.
Namun tak lama berselang, misteri tentang siapa “aset feature phone” yang disebutkan Microsoft langsung terungkap. Dalam waktu yang bersamaan, sebuah entitas milik Microsoft yang juga berasal dari Finlandia, Nokia, langsung mengeluarkan pernyataan resmi: “Dengan bangga kami mengumumkan kalau merek Nokia akan kembali ke pasar smartphone dan tablet dunia.”
Ya, mantan raja ponsel dunia yang sempat “hilang” setelah diakuisisi oleh Microsoft, kini tengah kembali dan merencanakan kebangkitan mereka bersama HMD dan FIH.

Tetap diisi muka-muka lama

Nokia 6600 | Foto
Sejak menjadi milik Microsoft, Nokia memang seperti tak bisa bersuara. Alih-alih memproduksi ponsel yang sempat menjadi produk andalan mereka, Nokia justru membuat sebuah kamera VR bernama Ozo dan mengakuisisi sebuah perusahaan wearable, Withings.
Kini Nokia seperti mendapat kesempatan kedua untuk merajai pasar smartphone dunia setelah HMD membeli mereka. HMD sendiri akan dipimpin oleh Arto Nummela sebagai CEO, dan Florian Seiche sebagai Presiden. Keduanya sama-sama merupakan pegawai Nokia sebelum perusahaan tersebut diakuisisi oleh Microsoft.
Seperti ingin mempertahankan formasi lama mereka, semua karyawan Nokia yang saat ini berstatus sebagai karyawan Microsoft pun diberi kesempatan untuk bergabung dengan HMD.

Akan menggunakan sistem operasi Android

Handphone Nokia 230 | Foto
Meski begitu, dalam pernyataan tersebut, pihak Nokia mengatakan kalau kebangkitan mereka tidak akan terjadi dalam waktu yang cepat. “Satu hal yang bisa kami pastikan adalah produk-produk kami nantinya akan menunjukkan apa yang kalian harapkan dari produk-produk Nokia, baik dalam hal kualitas, desain, dan inovasi,” tulis mereka.
Smartphone dan tablet yang akan dibuat oleh Nokia dipastikan akan menggunakan sistem operasi Android. FIH, yang juga terlibat dalam pembelian ini, diperkirakan akan menjadi pihak yang memproduksi perangkat-perangkat tersebut.

Nokia sendiri mengaku tidak sabar untuk memperkenalkan generasi terbaru smartphone mereka. Di tengah persaingan smartphone dan tablet dunia yang begitu sengit, Nokia tentu harus membuat produk yang sangat menarik agar mereka bisa kembali dilirik. Boleh jadi ini alasan mengapa  mereka tidak terburu-buru meluncurkan produk barunya.

Azure Saga: Pathfinder – RPG Karya Anak Bangsa yang Akan Hadir di Platform Mobile

 
Azure Saga Pathfinder | Featured
Sejak merilis Chill Out! Zombies tahun lalu, keberadaan MassHive Media sebagai developer game seolah hilang ditelan bumi. Setelah cukup lama tidak terdengar kabarnya, developer asal Bandung tersebut langsung memamerkan proyek terbaru mereka berjudul Azure Saga: Pathfinder pada ajang Popcon Asia 2016 yang juga dimeriahkan oleh sekelompok developer game lain.
Berbeda dari Chill Out! Zombies maupun Vimala: Defense Warlords yang telah dirilis oleh MassHive Media sebelumnya, karya terbaru mereka kali ini mengusung genre RPG bernuansa sci-fi dan fantasi. Kamu akan mengikuti kisah seorang pemuda bernama Synch berkelana ke luar angkasa demi menyelamatkan ayahnya yang terjebak di suatu planet.
Azure Saga Pathfinder Booth | Photo
Azure Saga: Pathfinder telah dikerjakan oleh MassHive Media selama kurang lebih setengah tahun. Versi demo yang dipamerkan dalam ajang Popcon Asia 2016 mencakup episode pertama dari kisah epik Synch. Walau hanya menampilkan sepenggal dari keseluruhan game, kisah pembuka yang disampaikan lewat animasi keren serta mekanisme gameplay yang disajikan tampak cukup menjanjikan.
Berbagai elemen dalam Azure Saga: Pathfinder akan terasa familier untuk para penggemar RPG. Kamu akan menjumpai sistem eksplorasi pada dunia yang digambarkan secara isometris, mekanisme pertarungan turn-based, serta sistem equipment yang dapat dikustomisasi.
Azure Saga Pathfinder | Screenshot 1 Azure Saga Pathfinder | Screenshot 2
Para karakter dalam Azure Saga: Pathfinder tampak hidup dengan dua teknik animasi berbeda yang digunakan MassHive Media. Kamu dapat melihat karakter bergerak dengan animasi yang dibuat menggunakan sprite pada mode eksplorasi. Saat sedang bertarung, para karakter digerakkan melalui teknik skeletal animation. Ekspresi wajah masing-masing karakter juga akan berubah-ubah sesuai dengan aksi yang tengah berlangsung.
Selain dilengkapi mekanisme yang terdapat dalam RPG kebanyakan, Azure Saga: Pathfinder juga memiliki unsur visual novel. Narasi dan percakapan antar tokoh dalam game disampaikan lewat boks teks serta tampilan karakter dalam pose maupun ekspresi yang berubah-ubah, layaknya dalam sebuah visual novel.
Azure Saga Pathfinder Visual Novel | Screenshot
Azure Saga: Pathfinder dikembangkan sebagai RPG premium pada platform mobile yang dapat dimainkan secara offline. Walau MassHive Media belum memiliki jadwal perilisan pasti untuk game tersebut, namun sejauh ini mereka berencana menghadirkannya pada tahun 2017 nanti.
Kamu bisa mengikuti terus berita terbaru game ini melalui akun media sosial di Facebook. Kamu juga dapat mendaftarkan email kamu di situs resmi Azure Saga: Pathfinder untuk terus mendapatkan update seputar perkembangannya.

Pokémon GO Mulai Diaplikasikan Sebagai Bagian Pembelajaran di Kampus

 
Pokemon GO Masuk Kampus | Featured
Mewabahnya permainan Pokémon GO di kalangan anak muda seakan menjadi perhatian khusus. Bahkan salah satu universitas ternama, Salford University di Inggris menerapkan Pokémon GO ke dalam sistem perkuliahan. Hal tersebut tentu menarik antusiasme banyak kalangan untuk mengetahui lebih lanjut dasar pemilihan game ini sebagai bagian pembelajaran.
Dosen Salford University, Dr David Kreps menjelaskan bahwa Pokémon GO akan masuk dalam jurusan Bisnis dan Teknologi Informasi. Dengan menggunakan berbagai sistem informasi yang diakses melalui internet, kamera digital dan sensor lokasi berbasis GPS pelajaran diharapkan bisa lebih mudah dipahami oleh mahasiswa.
Pokemon GO Nintendo | Ilustrasi
“Meski begitu, prosesnya bukan sekadar menangkap monster. Akan lebih kompleks pastinya,”ungkap Kreps.
Ini bukan pertama kalinya Pokémon GO diterapkan sebagai bagian perkuliahan. Sebelumnya, Idaho University juga menggunakan game ini sebagai prasyarat kelulusan mahasiswanya pada mata kuliah Pop Culture Games.

Bagaimana bila diterapkan di Indonesia?

Sampai saat ini, Indonesia menerapkan sistem wajib belajar 12 tahun. Sistem ini berada dibawah pengawasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan menanamkan sikap positif, pengetahuan akademis dan keterampilan.
Namun ada beberapa sistem pembelajaran di Indonesia yang mendapatkan pengaruh dari sistem pendidikan asing. Salah satu sistem yang diterapkan yakni sistem pendidikan dari Amerika Serikat. Kurikulum ini fokus pada science, technology, engineering, art and math (STEAM) serta kemampuan kognitif yang dikembangkan melalui ilmu aplikatif dan daya kreativitas.
Bila menilik kurikulum tersebut, Pokémon GO bisa dibilang mewakili fokus yang ada di dalamnya. Namun berkaca dari isu pelarangan game ini di berbagai institusi pemerintah dan sekolah, rasanya penerapan sistem ini masih jauh dari kenyataan.

WhatsApp Menjadi Aplikasi dengan Tingkat Keamanan Tertinggi

WhatsApp Encryption 2
Sebuah studi yang dilakukan oleh Amnesty International menunjukkan bahwa WhatsApp menjadi aplikasi yang memiliki tingkat keamanan paling tinggi yang kemudian diikuti oleh iMessage, FaceTime, dan Telegram, seperti dikutip dari Deccan Chronicle.
Sementara itu, Skype dan Snapchat besutan Microsoft diklaim masih menggunakan enkripsi yang lemah. Amnesty International melihat bahwa Skype telah menjadi target utama dari pengawasan pemerintah di seluruh dunia. Meskipun Microsoft memiliki komitmen yang kuat terhadap perlindungan hak asasi manusia, pada kenyataannya enkripsi pada Skype masih tergolong lemah.
“Snapchat tidak mengaplikasikan enkripsi end-to-end. Itu sebabnya Snapchat perlu menginformasikan kepada pengguna tentang bagaimana pihaknya mengatasi berbagai potensi ancaman. Ini terkait fitur Snapchat yang dapat menghilangkan pesan dan berpotensi menimbulkan salah persepsi tentang makna privasi itu sendiri,” ungkap Amnesty International.

WhatsApp Privacy 1 | Screenshot
Dua cara menyelamatkan data pribadi kamu di WhatsApp: lewat Terms and Conditions (kiri), 
atau lewat pengaturan Account (kanan)
Lebih lanjut, dalam sebuah konferensi Wall Street Journal, co-founder WhatsApp Jan Koum menjelaskan bahwa layanan pesan mereka akan tetap berkomitmen untuk melindungi privasi pengguna. “Kami tidak pernah meminta pengguna untuk memberikan informasi nama mereka, jenis kelamin, usia, atau tempat tinggal mereka,” ungkapnya.
Sebelumnya, WhatsApp sempat meraih simpati masyarakat setelah mengumumkan penerapan enkripsi end-to-end  pada bulan April lalu. Sayangnya, WhatsApp kemudian mendapat kecaman karena memutuskan untuk membagikan data pengguna dengan Facebook. Dengan modal data ini, Facebook bakal merekomendasikan teman yang lebih tepat dan iklan yang lebih relevan kepada penggunanya.
Terkait hal tersebut, Koum mengungkapkan bahwa persyaratan layanannya telah diperbarui agar sesuai dengan sistem deteksi spam milik Facebook.
Lebih lanjut, Facebook juga menerapkan sistem enkripsi dalam layanan pesannya, Facebook Messenger. Amnesty mengungkapkan bahwa Facebook menjadi aplikasi yang paling sering menggunakan enkripsi untuk isu yang berkaitan dengan hak asasi manusia. Media sosial yang satu ini juga paling transparan dalam setiap aktivitas yang dilakukannya.
“WhatsApp menjadi satu-satunya aplikasi yang memperingatkan penggunanya saat enkripsi end-to-end tidak diaplikasikan pada obrolan tertentu. Sebaliknya, Facebook Messenger tidak menerapkan enkripsi end-to-end secara default. Facebook juga tidak memperingatkan pengguna bahwa obrolan yang kerap dilakukan penggunanya ternyata menggunakan enkripsi yang lemah,” imbuhnya

Apa Saja Strategi Emtek untuk Mendongkrak Popularitas BlackBerry Messenger?

BlackBerry Messenger 1 | Ilustrasi
Pada bulan Juni 2016 yang lalu, perusahaan media tanah air Emtek telah resmi mendapatkan lisensi untuk mengembangkan aplikasi chat BlackBerry Messenger (BBM). Menurut CEO BlackBerry John Chen, latar belakang Emtek di bisnis hiburan, konten, dan teknologi, dinilai bisa membantu meningkatkan potensi dari BBM.
Dengan potensi pasar yang cukup menjanjikan, apa yang akan dilakukan Emtek untuk mendongkrak popularitas BBM?

Perkembangan penggunaan BBM

bbm blackberry messenger fitur baru
Di Indonesia sendiri, dari sumber yang diterima Tech in Asia Indonesia, BBM merupakan salah satu aplikasi chat yang paling populer, selain WhatsApp, Telegram, dan LINE. Mereka kini telah memiliki lebih dari 63 juta pengguna aktif bulanan, dan memfasilitasi pengiriman sekitar 16,7 miliar pesan setiap harinya. Dari jutaan pengguna tersebut, mayoritas di antaranya merupakan remaja berusia 18 hingga 24 tahun.
Langkah BlackBerry yang akhirnya membuat aplikasi BBM untuk sistem operasi lain terbukti merupakan strategi yang sangat baik. Hal ini terbukti dari jumlah pengguna aktif BBM di tanah air yang mengaksesnya dari perangkat BlackBerry, yang kini hanya tersisa sekitar lima juta pengguna.
Mayoritas pengguna BBM di Indonesia justru merupakan pengguna Android, yaitu sekitar 54,5 juta pengguna. Sedangkan pengguna aktif BBM yang memakai perangkat berbasis iOS hanya berjumlah sekitar tiga juta pengguna.

Integrasikan semua portofolio investasi

Emtek Berencana Integrasikan BBM | Foto
Sebagai perusahaan media, Emtek tidak hanya mempunyai layanan seperti stasiun televisi SCTV dan Indosiar, serta perusahaan televisi berbayar NexMedia. Mereka juga telah berinvestasi di beberapa perusahaan digital lain, seperti marketplace Bukalapak, situs iklan baris Rumah dan Karir, serta platform penjualan tiket Reservasi, yang semua layanannya akan mereka integrasikan ke dalam BBM.
Sebagai contoh, BBM kini telah mempunyai fitur News yang berisi berita-berita dari Liputan6.com, Bola.com, dan Bintang.com. Selain itu, di dalam BBM saat ini juga tersedia fitur Video yang berisi konten dari platform digital mereka, Vidio.
Ke depannya, kamu juga bisa membeli barang di Bukalapak, melihat situs iklan baris Rumah, Karir, dan Oto, memesan tiket lewat Reservasi, menonton film di iFlix, memesan layanan di Seekmi dan BrideStory, serta mengakses KlikDokter, Kudo, dan Lakupon. Semuanya bisa kamu lakukan dengan aplikasi BBM.

Hadirkan layanan pembelian pulsa dan voucer belanja

BBM Membeli Pulsa | Screenshot
Tampilan fitur pembelian pulsa dan token listrik di BBM (kiri), metode pembayaran (tengah), dan detail cara pembayaran (kanan)
Selain mengintegrasikan seluruh portofolio investasi mereka ke dalam BBM, Emtek pun berusaha menghadirkan layanan-layanan lain, seperti fitur pembelian pulsa telepon dan token listrik, hingga pembayaran iuran BPJS serta cicilan hutang.
Untuk menghadirkan layanan tersebut, Emtek bekerja sama dengan Sepulsa. Sayangnya, saat ini kamu hanya bisa melakukan pembayaran dengan kartu kredit atau transfer bank. Metode transfer bank pun hanya tersedia saat jam kerja.
GO-JEK baru-baru ini juga menghadirkan layanan isi pulsa telepon bernama GO-PULSA. Berbeda dengan BBM, GO-JEK mengharuskan pengguna mereka untuk melakukan pembayaran dengan GO-PAY, yang saat ini bisa diisi ulang lewat internet banking, ATM, hingga melalui pengemudi GO-JEK.
BBM juga menghadirkan layanan pembelian voucer belanja yang bisa digunakan di berbagai restoran, tempat hiburan, serta untuk membeli berbagai barang kebutuhan pokok. Untuk menghadirkan layanan ini, BBM bekerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan, Gift-N

Review LG X Power – Daya Tahan Maksimal, Spesifikasi Minimal

Hasil kamera yang buruk, layar yang tidak tajam, serta baterai yang boros merupakan tiga masalah utama yang sering dialami oleh pengguna smartphone kelas menengah ke bawah. Seakan mengerti keluhan para konsumennya, LG mencoba menyelesaikan masalah-masalah tersebut dengan mengeluarkan tiga smartphone dari lini LG X. Mereka adalah LG X Cam, LG X Screen, dan LG X Power. Sesuai namanya, masing-masing smartphone menjagokan satu fitur unggulan yang mengompensasi spesifikasi lainnya. Misalnya, LG X Cam memiliki keunggulan lewat kamera ganda yang disemat di belakang layar, atau LG X Screen yang memiliki layar tambahan seperti yang dimiliki oleh LG V20.
Di sisi lain, LG X Power mengusung baterai berukuran besar sebagai senjata utamanya. Di atas kertas, perpaduan kapasitas baterai serta prosesor medium range yang diusung LG X Power akan menghasilkan smartphone yang memiliki daya tahan maksimal. Namun bagaimana sepak terjangnya di dunia nyata?

SpesifikasiLG X Power
Bentang Layar5,3 inci
Sistem OperasiAndroid OS, v6.0.1 (Marshmallow)
ProsesorQuad-core 1,3 GHz Cortex-A53
Resolusi720 x 1280 piksel
Baterai4.100 mAh
Ruang Penyimpanan16 GB + slot ekspansi
RAM2 GB
Kamera Utama13 MP, f/2.2, Autofocus
Kamera Depan5 MP
Berat139 gr
Fitur lainfast charging, USB on the go
Hargasekitar Rp2,5 juta


Kualitas bodi

Review LG X Power | 4
LG memilih untuk menggunakan plastik sebagai bahan utama yang membalut bodi smartphone berukuran 148,9 x 74,9 x 7,9 mm dan berat 139 gram ini. Hal tersebut menjadikan LG X Power cukup nyaman di genggaman. Penempatan tombol power di kanan serta volume di kiri cukup nyaman digunakan dan dalam jangkauan. Sensitivitas tombol pun cukup baik.
Sebuah slot yang menampung dua kartu nano SIM, atau satu kartu nano SIM dan satu microSD terpampang di sisi kiri perangkat. Hal ini guna mengakomodasi baterai perangkat yang tidak bisa dilepas. Keputusan ini setidaknya membuat bodi LG X Power terasa lebih mantap dan kokoh.
Namun cukup disayangkan, kualitas bodi plastik yang diusung membuat smartphone ini jauh dari kesan premium. Layar 5,3 inci juga membuat handling LG X Power cukup sulit untuk pengguna yang memiliki ukuran tangan kecil.

Layar

Review LG X Power | 3
LG X Power memiliki layar LCD 5,3 inci beresolusi high definition 1280 x 720 piksel. Bentang layar dan resolusi tersebut menghasilkan layar dengan kerapatan 221 piksel per inci (ppi) yang bisa dibilang tidak terlalu spesial. Jika mata kamu terbiasa dengan layar beresolusi Full HD maupun Quad HD, layar beresolusi 720p akan terasa tidak terlalu tajam.
Kabar baiknya, layar yang dimiliki LG X Power memiliki kontras dan akurasi warna yang cukup baik untuk smartphone kelas menengah ke bawah. Dukungan layar besar 5,3 inci juga membuat smartphone ini pas untuk menonton video.

Performa

Review LG X Power | 5
LG X Power dilengkapi dengan prosesor MediaTek MT6735 yang memiliki empat inti ARM Cortex-A53 dengan clock 1,3 GHz yang masuk kategori prosesor kelas menengah bawah.
Pengujian benchmark AnTuTu dan Geekbench menempatkan LG X Power pada smartphone kategori low-end. Skor yang dihasilkan menyejajarkan LG X Power dengan smartphone flagship tahun 2013, seperti Samsung Galaxy Note 3 dan Sony Xperia Z1.
Kendati memiliki skor rendah, LG X Power mampu menjalankan kebutuhan smartphone sehari-hari, mulai dari emailchatting, sampai bermain game ringan. Saat membuka beberapa aplikasi sekaligus, LG X Power tetap dapat bekerja dengan baik meski terdapat sedikit penurunan frame rate.
Bahkan saat memainkan game yang cukup berat seperti Ashpalt 8: Airborne dan Injustice: Gods Among Us, LG X Power mampu menjalankannya dengan minim lag.
Smartphone yang memiliki RAM sebesar 2 GB ini memiliki manajemen memori yang cukup baik, dengan rata-rata konsumsi RAM sebesar lima puluh persen. Kapasitas penyimpanan 16 GB yang dimiliki hanya tersedia sekitar 8 GB saat pertama digunakan. Untungnya, terdapat slot microSD yang mendukung penyimpanan hingga 256 GB.

Kamera

Review LG X Power | 6
Kamera belakang dengan kondisi pencahayaan baik.
Review LG X Power | 7
Kamera belakang dengan kondisi pencahayaan minim
Dari hasil penggunaan LG X Power selama kurang lebih seminggu, saya mendapati kameranya sebagai faktor terlemah yang terdapat di smartphone ini. Meskipun dibekali oleh kamera belakang 13 megapiksel dengan bukaan f/2.2, gambar dihasilkan oleh kameranya jauh dari memuaskan.
Hasil pengujian kamera belakang yang dilakukan pada kondisi pencahayaan baik serta minim menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Gambar yang dihasilkan sangat soft dengan hasil warna yang tidak akurat. Khusus untuk foto dengan pencahayaan kurang, grain dan noise sangat tampak.
Kamera depan 5 megapiksel dengan bukaan f/2.4 tidak bernasib lebih baik. Hasil jepretan terlihat sangat soft akibat post-processing yang berlebihan. Hati-hati jika menggunakan mode Beauty, gambar yang dihasilkan akan semakin soft.
Review LG X Power | 8
Kamera depan dengan kondisi pencahayaan minim.
Kabar baiknya, hasil rekaman video kamera LG X Power lebih baik ketimbang hasil gambarnya. Output video full HD yang dihasilkan memiliki kontras dan pengaturan eksposur otomatis yang baik serta audio yang terbilang oke.

Baterai

Review LG X Power | 9
Jika kamera merupakan kelemahan utama dari LG X Power, maka daya tahan baterai merupakan kekuatan utamanya. Disokong baterai sebesar 4.100 mAh serta prosesor MediaTek kelas menengah bawah membuat smartphone ini sanggup menjalankan berbagai macam aplikasi tanpa harus khawatir kehabisan baterai.
Saat tes pemakaian baterai, saya melakukan install pada beberapa aplikasi standar yang dimiliki oleh pengguna pada umumnya, yaitu browser, email, aplikasi media sosial, game, serta beberapa aplikasi penting lainnya. Dan hasil yang saya dapatkan cukup membuat saya terkejut.
Dalam kondisi pemakaian normal, LG X Power dapat bertahan selama dua hari penuh tanpa masalah. Yang membuatnya istimewa adalah standby time yang dimiliki smartphone ini, padahal data, Wi-Fi, GPS, dan sync perangkat tetap dalam kondisi menyala.
Dalam kondisi pemakaian berat, LG X Power tetap tidak mengecewakan. Setelah seharian penuh bermain game, mendengarkan musik di Spotify, menggunakan Facebook, serta melakukan browsing, LG X Power tetap menyisakan baterai sekitar dua puluh persen di malam hari.
Lebih lagi, fitur Quick Charge 2.0 yang dimiliki oleh smartphone ini membuatmu tidak perlu menunggu terlalu lama saat melakukan charge. Tentu saja kamu harus tetap menggunakan charger yang kompatibel dengan fitur ini.

Software

Review LG X Power | 2
LG X Power mengusung Android Marshmallow 6.0.1 pada saat dirilis. Seperti lini smartphone Android LG lainnya, versi Android yang dimiliki dibungkus oleh UI milik LG bernama LG UX. Di tampilan khas ini memiliki ciri tidak ditemukannya app drawer seperti UI yang dimiliki smartphone dari Cina pada umumnya.
LG UX tidak dibekali banyak bloatware yang bisa mengganggu performanya. Sebaliknya, saya mendapati salah satu gimmick LG X Power yang lumayan menarik; fitur Smart Cover yang menampilkan informasi relevan saat cover ditutup.

Kesimpulan

Review LG X Power | Featured
Smartphone ini mungkin utamanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi serta tidak mau direpotkan dengan harus membawa power bank tambahan saat beraktivitas.
Spesifikasi yang ditawarkan LG X Power cukup untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan aktivitas email, media sosial, menonton YouTube, sampai bermain game ringan.  Bermain game berat pun sebenarnya tidak masalah, asal kamu tahan dengan lag yang akan menemani sepanjang permainan.
LG X Power tidak diperuntukkan untuk kamu yang senang berfoto dengan kamera smartphone kamu. Kedua kamera yang ditawarkan perangkat ini kurang kompeten, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang baik sekalipun.
Akhir kata, meskipun performa umum LG X Power jauh berbeda dari flagship seperti Google Pixel dan Samsung Galaxy S7,  ini merupakan pencapaian luar biasa bagi sebuah smartphone kelas low-end.

Google Diprediksi Akan Raih Pemasukan Sekitar Rp51 Triliun dari Pixel di 2017

 
google pixel | featured image

Kami merevisi perkiraan pendapatan Google dari Pixel pada kuartal terakhir 2016. Menurut prediksi Morgan Stanley, Google Pixel bakal menyumbang pendapatan Google sebesar US$2 miliar (sekitar Rp27 triliun) pada kuartal akhir 2016.

Artikel asli – 29 November 2016

Berdasarkan riset yang dilakukan Morgan Stanley, Google diperkirakan akan mengantongi pemasukan sebesar US$3,8 miliar (sekitar Rp51 triliun) dari penjualan Pixel pada 2017. Menurut perusahaan layanan finansial tersebut, penjualan Pixel diperkirakan akan mencapai 5-6 juta unit pada tahun depan. Pixel dan Pixel XL dilego seharga US$ 649 (sekitar Rp8,8 juta) dan US$869 (sekitar Rp11,8 juta).
Pada kuartal terakhir 2016, Morgan Stanley juga memproyeksikan bahwa Google Pixel akan menjual 3 juta unit Pixel. Ini berarti menyumbang pendapatan Google sebesar US$2 juta (sekitar Rp27 triliun), demikian Business Insider.
Sebagai pembanding, Apple menjual iPhone pada tahun 2016 dan menyumbang pendapatan perusahaan sebesar US$137 miliar (sekitar Rp1,8 kuadriliun). Pada kuartal terakhir 2016, Apple menjual 45,5 juta unit iPhone dan menghasilkan pendapatan US$28 miliar (sekitar Rp379 triliun).
Dalam kuartal terakhir ini, berarti penjualan Pixel terpaut 42,5 juta unit ketimbang iPhone. Sementara sumbangan pendapatannya juga berbeda US$26 miliar (sekitar Rp352 triliun). Perbedaan ini memang cukup jauh.

Pixel vs iPhone 7

Kalau dilihat dari total penjualan, Apple memang menang. Lalu bagaimana jika dilihat dari keuntungan penjualan per ponsel? Morgan Stanley mengestimasikan, keuntungan Google dari Pixel hanya setengah dari keuntungan Apple dari penjualan iPhone.
Margin keuntungan kotor yang didapat Google dari penjualan Pixel, hanya 22-25 persen dari harga jualnya. Persentase ini berbeda-beda, tergantung dari model yang dijual—Pixel atau Pixel XL. Sementara margin kotor yang didapat Apple dari penjualan iPhone 7 adalah sekitar 41 persen. Persentase ini lebih rendah dibandingkan margin keuntungan mereka di tahun 2009 sebesar 57,7 persen.

Pendapatan sampingan

Google Play Store | Ilustrasi
Tapi, Google tidak hanya mendapat keuntungan dari penjualan ponsel itu sendiri. Masih ada harapan tambahan pendapatan dari kanal monetisasi lain, seperti penjualan aplikasi misalnya. Sialnya, lagi-lagi pengguna iOS masih tiga kali lebih royal untuk berbelanja aplikasi ketimbang pengguna Android.
Meski demikian, Google tetap berharap pengguna Pixel bisa lebih royal belanja di Google Play ketimbang pengguna Android lain. Sebab, Pixel memiliki beberapa fitur unik yang diharapkan bisa meningkatkan penggunaan Android Pay, misalnya Google Assistant, Pixel Camera, dan Daydream. Daydream adalah headset virtual reality dari Google yang kompatibel dengan Pixel.
Morgan Stanley juga memprediksikan bahwa integrasi fitur-fitur unik ini juga bisa mendorong peningkatan monetisasi Google dari iklan yang dipasang pada pencarian mobile.  Sebab, konsumen akan lebih banyak menghabiskan waktu mereka di perangkat mobile masing-masing.

Galaxy Note7

Kemenangan besar Google kemungkinan akibat kosongnya pasar akibat insiden Samsung Galaxy Note7. Peristiwa ini berhasil menurunkan pangsa pasar Samsung sebesar 23 persen. Sang kompetitor, Apple, menempati posisi pertama dengan menduduki 66 persen pasar.
Google sendiri juga diuntungkan dengan berbagai tawaran promosi, seperti cashback dan program pertukaran. Perusahaan ini juga beriklan di koran, billboard, dan memasang display di retail besar, demikian 9t05google

Inilah Kebiasaan Setiap Pagi para Pemimpin Perusahaan Teknologi

Kebiasaan Setiap Pagi para Pemimpin Teknologi | Featured image
Setiap orang memiliki kebiasaan masing-masing yang dilakukan setelah bangun tidur di pagi hari. Tak terkecuali bagi para pemimpin dalam industri teknologi yang telah sukses membangun kariernya. Apa saja ritual pagi yang biasa mereka lakukan sebelum memulai rutinitas hariannya? Berikut ulasannya.

Steve Jobs

Ketika bangun dari tidurnya, Steve Jobs selalu berkaca di cermin dan bertanya pada dirinya sendiri mengenai apa yang akan dia lakukan di hari tersebut. Ia selalu bertanya pada dirinya: jika hari ini adalah hari terakhir saya di dunia, apakah saya akan bahagia dengan aktivitas yang akan saya lakukan hari ini?
Jika ia mendapati dirinya merasa tidak nyaman dengan apa yang akan dilakukannya di hari ini, maka ia akan lekas membuat perubahan.

Bill Gates

Pendiri dari Microsoft ini selalu memulai harinya dengan berolahraga. Ketika bangun tidur, Bill Gates akan menuju ke pusat kebugaran untuk melakukan latihan cardio atau treadmill selama kurang lebih satu jam. Ia juga menyempatkan diri untuk menonton video instruksi ketika berolahraga.

Jack Dorsey

Jack Dorsey CEO Square Twitter | Foto 1
Dibalik kesibukannya sebagai CEO Twitter, Jack Dorsey selalu menyempatkan diri untuk bermeditasi dan lari. Pria kelahiran 39 tahun lalu ini selalu memulai aktivitas paginya pada pukul 05.30 untuk melakukan meditasi. Kemudian, Dorsey akan melanjutkan untuk aktivitas fisik dengan berlari sekitar 10 kilometer.

Mark Zuckerberg

Kaos polos yang selalu dikenakan Mark Zuckerberg seperti menjadi tanda bahwa CEO Facebook ini tidak ingin repot memikirkan penampilan. Hal tersebut juga berlaku ketika satu orang terkaya di dunia ini mengawali paginya. Zuckerberg selalu memulai rutinitas paginya dengan langsung menuju ke toilet lalu memilih baju favoritnya. Selepas itu ia akan langsung menuju ke kantor Facebook.

Tim Cook

CEO Apple Tim Cook dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia mengawali paginya dengan langsung mengecek email. Setelah itu, pria berusia 56 tahun ini akan langsung berolahraga sebelum melanjutkan aktivitas lainnya.
Dalam kesehariannya di kantor, Cook tidak akan pulang ke rumah jika belum menyelesaikan pekerjaannya. Bahkan, ia selalu menjadi orang yang pertama tiba di kantor dan pulang paling terakhir.

Jeff Weiner

Jeff Weiner CEO of LinkedIn
Meski memiliki agenda yang padat sebagai CEO LinkedIn, Jeff Weiner tergolong family man. Setiap pagi, ia meluangkan waktu bersama keluarganya, seperti bermain bersama anak-anaknya sebelum mulai bekerja.
Sama halnya dengan Tim Cook, Weiner juga selalu mengecek email yang masuk. Ia juga menyempatkan diri untuk berolahraga dan membaca berita terkini

Utamakan Objektivitas, PergiKuliner Lakukan Moderasi Ulasan Tempat Makan

Makanan Indonesia | Ilustrasi
Dilatarbelakangi oleh kegemarannya terhadap dunia kuliner, Oswin Liandow mendirikan PergiKuliner pada tahun 2014. Layanan ini menyediakan berbagai referensi tempat makan, mulai dari tempat makan kaki lima hingga restoran bintang lima. Tempat makan ini tersebar di Jabodetabek, Surabaya, dan Bandung.
Situs direktori ini menyajikan berbagai informasi seperti menu, jam buka, lokasi, fasilitas, serta rentang harga. Untuk fitur yang ditawarkan, PergiKuliner menyediakan lima kategori yang digunakan untuk melengkapi informasi yang tersedia di aplikasi maupun web. Agar tak salah memilih menu, PergiKuliner juga menyediakan menu nonhalal.
Setelah menikmati kuliner, pengguna juga bisa memberikan penilaian berdasarkan kriteria rasa, suasana, harga, pelayanan, dan kebersihan. Skala penilaiannya berkisar dari angka satu hingga lima.
PergiKuliner

Terapkan objektivitas

Dibandingkan layanan sejenis, Oswin mengklaim situsnya lebih mengutamakan data dan review. Saat ini, PergiKuliner memiliki sekitar enam puluh ribu tempat makan terdaftar—sepuluh ribu di antaranya sudah diulas. Tiga puluh persen dari tempat makan yang telah diulas tersebut adalah tempat makan kaki lima.
“Kami menawarkan tempat makan kaki lima yang direkomendasikan dan diulas secara objektif,” ungkap Oswin.
Oswin mengatakan bahwa layanan PergiKuliner memiliki sistem moderasi, guna memberikan objektivitas terhadap tempat makan yang direkomendasikan. Bahkan, pihaknya juga secara langsung mendatangi tempat makan terkait untuk mengecek keakuratan informasi yang diberikan oleh reviewer. Artinya, pemilik tempat makan dan semua pihak yang berkaitan dengan usaha tersebut tidak diperkenankan untuk menulis ulasan.
PergiKuliner

Fokus pada pengembangan

Untuk monetisasi, Oswin mengatakan bahwa pihaknya belum mengarah ke sana. Ia mengatakan masih ingin terus melakukan pengembangan lebih lanjut untuk sistem PergiKuliner. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk melakukan monetisasi lewat iklan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Kami ingin mengembangkan ekosistem kuliner online yang dapat menyediakan layanan selain review, seperti pemesanan restoran, kupon dan lainnya,” ungkap Oswin.
Soal permodalan, Oswin mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan pendanaan di tahun ini. Namun, pihaknya enggan menyebutkan jumlahnya secara pasti.
Terkait rencana ke depan, PergiKuliner akan memperluas cakupan layanan ke beberapa daerah lagi di Indonesia. Rencananya, PergiKuliner bakal membidik Medan sebagai kota tujuan selanjutnya.
Kehadiran PergiKuliner melengkapi beberapa pemain lainnya seperti Zomato dan Qraved yang menyediakan layanan direktori dan ulasan tempat makan.

Meeber – Aplikasi Point Of Sales yang Menyasar Pebisnis Kuliner

Meeber POS Kuliner | Featured
Peralihan akan teknologi konvensial yang tergantikan oleh teknologi modern membawa warna baru akan kebiasaan pergerakan saat ini. Salah satu aspek yang telah mengikuti perkembangan teknologi yaitu sistem pembayaran atau point of sales (POS).
Banyaknya pemain di industri e-commerce tanah air boleh jadi turut memberikan celah bagi penyedia aplikasi point of sales seperti Moka dan Pawoon. Belum lama ini, muncul lagi satu pemain baru yang mencoba untuk unjuk gigi adalah Meeber.
Terkait pemilihan nama, Meeber berasal dari kata Miber yang dalam Bahasa Jawa atau Sansekerta yang berarti terbang. Nama ini sengaja dipakai karena Meeber memiliki tujuan untuk menerbangkan atau menaikkan nilai, omset, serta profit pelaku bisnis yang menggunakan aplikasi ini.
Mencoba peruntungannya, Meeber memfokuskan diri untuk pebisnis kuliner. Layanan yang mereka sediakan cukup beragam. Dari mulai pemain kuliner yang masih dalam tahap pemula seperti food stall atau food truck sampai para pemilik depot, cafe, atau restoran bahkan enterprise  sekelas fine dining, hotel atau chain restaurant.

Kecewa dengan kasir

Memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan dari pelayanan kasir konvensial mebuat Yusuf Kurniawan selaku Founder Meeber berpikir untuk membuat aplikasi yang efektif. “Kurang apiknya manajemen restoran di Indonesia sedikit banyak berimbas pada customer service level. Hal ini yang mendasari saya dan teman-teman lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat membantu pemilik resto dalam memanajemen bisnisnya dengan mudah,” ungkapnya.
Sebagai penyedia layanan Software as a Service (SaaS), pihaknya memahami bahwa bukan hal yang mudah bagi pengusaha kuliner mengatur keuangan, memantau stok, hingga menjaga kepuasan pelanggan. Meeber berupaya untuk menjadi solusi bagi segala kendala seputar manajemen usaha F&B.
Didukung oleh tim yang berjumlah sepuluh orang yang tersebar di enam departemen, Yusuf mengklaim Meeber sudah diunduh lebih dari 1000 orang dan memiliki sekitar 280 pengguna aktif.

Fokus ke platform mobile

Meeber POS menyediakan layanan mobile point of sales yang terintegrasi langsung dengan cloud. Fitur yang disediakan beragam mulai dari quick service yang bisa diaplikasikan pada small business tenant, seperti food stall dan food truck, hingga table service yang dapat digunakan oleh pemilik restoran.

Meeber POS Kuliner | Screenshot
Beberapa fitur Meeber POS yaitu :

  • mPOS standar/retail (Manajemen Data, Transaksi, Pembayaran, Stock Opname, Cash Drawer Management)
  • mPOS F&B (Table Management, Kitchen Monitor, Split Bill, Join Table, Reservasi, Delivery, Take Away)
  • Advance yang terdiri dari (Advance Diskon, Dashboard, Report Analytic, Customer Relationship Management, Employee Management)
  • Hightech (Seamless Sync bisa digunakan online maupun offline).
Untuk dapat menikmati layanan Meeber POS, kamu hanya perlu mengunduhnya langsung di platform Android dan mendapatkan 30 hari percobaan gratis. Setelah mendekati, masa tenggat akan ada pemberitahuan untuk melakukan perpanjangan layanan atau berlangganan dengan biaya Rp269.000,- per bulan atau pembayaran tahunan sebesar Rp2.388.000.

Saat ini, Meeber hanya bisa dijalankan lewat mobile, terkecuali fitur dashboard yang bisa diakses lewat PC. Fitur tersebut dimaksudkan untuk memudahkan pemilik usaha untuk melihat laporan serta melakukan pengaturan.
Pada dasarnya Meeber POS hanya menyediakan subscribement aplikasi saja. Namun biasanya kami juga membantu customer untuk mendapatkan serta melakukan instalasi perangkat keras pendukung, seperti printer dan cash drawer.

Strategi untuk berkembang

Meeber saat ini sudah memperoleh seed funding dari beberapa investor lokal, antara lain adalah seorang Angel Investor yang bernama Rudy Hartawan yang merupakan CEO dari jaringan NAV Karaoke.
Ke depannya, pihaknya mengatkan akan terus mengoptimalkan aplikasi setiap dua minggu serta lebih fokus ke pelanggan enterprise yang mempunyai puluhan hingga ratusan outlet.
“Riset pasar akan terus dilaksanakan guna mengetahui fitur apa saja yang dibutuhkan owner F&B. Meeber juga akan berencana melakukan integrasi dengan startup lain untuk mendukung kebutuhan customer, semisal akuntansi online, delivery online, reservasi online, dan lainnya”,tutur Yusuf.